Pemeriksaan rekening koran secara manual dapat mengharuskan analis menelusuri ratusan transaksi satu per satu. Dalam update Bank Statement Analyzer, Sxored menggambarkan pekerjaan analis yang mencari pola arus kas, transfer antarpihak terkait, dan aktivitas mencurigakan di antara banyaknya informasi tersebut.
Sinyal penting bisa sulit terlihat ketika data belum terstruktur. Update tersebut menyoroti window dressing, transaksi tidak teratur, dan pola arus kas yang dimanipulasi. Sxored mengaitkan sinyal yang terlewat dengan keputusan kredit yang kurang tepat, paparan fraud yang lebih besar, dan waktu analisis yang lebih panjang.
Mengolah data transaksi menjadi informasi keuangan
Persoalan yang disampaikan adalah keterbatasan dalam menelaah data. Sxored memperkenalkan Bank Statement Analyzer untuk menyusun rekening koran yang kompleks menjadi informasi keuangan terstruktur dan lebih mudah dianalisis tim kredit.
Kemampuan yang diumumkan mencakup:
- Deteksi indikasi fraud.
- Cashflow netting.
- Kategorisasi transaksi otomatis.
- Identifikasi transaksi pihak terkait.
Fungsi tersebut membantu tim kredit bekerja lebih cepat dengan gambaran risiko yang lebih jelas. Kemudahan memahami data keuangan menjadi titik awal yang ditekankan untuk mendukung keputusan kredit.
Informasi selengkapnya tersedia dalam update asli Bank Statement Analyzer.